Sukseskan Program Indonesia Asri, Wali Kota Mojokerto Tingkatkan Hadiah RT Berseri 2026
Wali Kota Mojokerto Ning Ita siapkan hadiah hingga Rp30 juta untuk pemenang RT Berseri 2026 dan ingatkan warga waspada status Siaga I cuaca ekstrem.
Mojokerto – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan dan semangat gotong royong warga RT 004/RW 001 Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Senin (16/3/2026). Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan warga mewujudkan lingkungan bersih dan tertata melalui program "RT Berseri".
Lingkungan tersebut sebelumnya sukses meraih predikat RT Berseri Kelurahan Wates tahun 2025. Prestasi ini diraih berkat konsistensi warga dalam menjaga kebersihan, pelaksanaan kerja bakti rutin, serta sistem pengelolaan sampah yang mumpuni.
“Saya sampaikan terima kasih luar biasa untuk warga RT 004. Guyub, kompak, gotong royongnya luar biasa, dan pengelolaan sampahnya juga baik. Karena itu, Desember 2025 kemarin saya memberikan reward sebesar Rp20 juta,” ungkap sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut, Senin (16/3/2026).
Ning Ita menegaskan bahwa Budaya RT Berseri akan terus dilanjutkan sebagai salah satu program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Menurutnya, semangat menjaga kebersihan lingkungan di tingkat lokal kini selaras dengan agenda nasional.
“Program ini saya laksanakan sebagai program unggulan. Ternyata pada 2 Februari kemarin, Bapak Presiden juga memprogramkan 'Indonesia Asri'. Tentu ini harus kita sukseskan bersama,” terangnya.
Pada tahun 2026, Ning Ita memastikan program RT Berseri tetap berjalan dengan skema penilaian yang lebih intensif. Frekuensi penilaian akan ditingkatkan menjadi tiga kali dalam setahun dengan nilai hadiah yang juga meningkat signifikan.
“Tahun ini penilaiannya dilakukan tiga kali setahun. April nanti ada reward Rp20 juta lagi, kemudian penilaian berikutnya Rp25 juta, dan puncaknya di bulan September sebesar Rp30 juta,” jelasnya merinci.
Ia mengajak masyarakat untuk mempertahankan konsistensi tersebut agar dapat menjadi role model bagi wilayah lain di Kota Mojokerto. Ia menekankan bahwa kenyamanan kota tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi sangat dipengaruhi oleh partisipasi aktif masyarakat.
Waspada Cuaca Ekstrem
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengingatkan warga mengenai kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda Jawa Timur, termasuk Kota Mojokerto. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan status siaga menyusul potensi bencana hidrometeorologi.
“Perlu saya informasikan, saat ini Jawa Timur termasuk Kota Mojokerto dalam kondisi Siaga I. Saya telah mengeluarkan Keputusan Wali Kota sejak 20 Februari hingga 30 Maret mendatang terkait kondisi cuaca ekstrem ini,” tegasnya.
Mengingat letak geografis Kota Mojokerto yang dikelilingi aliran sungai, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir. “Potensi bencana terbesar kita adalah banjir. Agar risikonya tidak parah, saya titip pesan kepada panjenengan semua untuk tidak membuang sampah ke sungai. Kita jaga sungai kita bersama,” pungkasnya.
Agenda Safari Ramadan ini juga menjadi momentum penguatan silaturahmi antara Pemkot Mojokerto dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Ning Ita turut menyalurkan dana hibah untuk masjid dan musala, serta mentasyarufkan zakat mal pribadinya kepada para mustahik di lingkungan setempat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

