Ning Ita Ajak Warga Mojokerto Disiplin Jaga Kebersihan
Kegiatan kerja bakti massal di Kota Mojokerto yang merupakan bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI, Jumat (6/2/2026). (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

Ning Ita Ajak Warga Mojokerto Disiplin Jaga Kebersihan

Melalui inovasi 'Budaya RT Berseri', Pemkot Mojokerto perkuat gotong royong dan kesadaran warga dalam mengelola lingkungan di seluruh wilayah.

TIMES Mojokerto,Jumat 6 Februari 2026, 16:40 WIB
9.3K
T
Thaoqid Nur Hidayat

MojokertoPemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar aksi kerja bakti massal secara serentak di seluruh lingkungan. Kegiatan ini berlokasi di kawasan pemukiman dan kantor-kantor pemerintahan. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan bahwa kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen melalui pendekatan pentahelix, mulai dari masyarakat, pemerintah, TNI-Polri, hingga komunitas.

“Semua komponen kita libatkan. Masyarakat, pemerintah, TNI-Polri, dan komunitas turun langsung membersihkan lingkungan. Ini bukan kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama,” kata Ning Ita, sapaan akrabnya, Jumat (6/2/2026). 

Hal tersebut disampaikannya setelah melakukan kerja bakti di Jl. Empugandring, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Menurut Ning Ita, kerja bakti massal tersebut bukan program baru, melainkan agenda rutin yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinannya dan terus berlanjut hingga saat ini.

“Ini kita lakukan secara konsisten sejak saya menjabat pada periode pertama hingga sekarang. Budaya gotong royong harus terus dirawat agar kebersihan Kota Mojokerto menjadi tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Ning Ita menegaskan bahwa secara infrastruktur pengelolaan sampah, Kota Mojokerto sebenarnya sudah sangat memadai. Saat ini terdapat 30 depo sampah, 10 Tempat Penampungan Sementara (TPS), 3 TPS 3R, serta 1 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Dengan luas wilayah Kota Mojokerto yang hanya sekitar 20 kilometer persegi, jumlah fasilitas tersebut sangat mencukupi. Tantangannya ada pada perilaku masyarakat,” ungkapnya. 

Karena itu Ning Ita menekankan tentang pentingnya kedisiplinan dan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui inovasi Budaya RT Berseri (Bersih, Sehat, dan Asri), yang digagas langsung oleh Ning Ita untuk mengubah perilaku masyarakat dengan mengedepankan nilai gotong royong.

“Budaya RT Berseri ini kita lahirkan untuk mengembalikan masyarakat pada akar budaya bangsa, yaitu gotong royong, demi kebersihan dan kesehatan lingkungan,” terangnya.

Ia berharap, melalui gerakan bersama yang berkelanjutan, Kota Mojokerto dapat menjadi kota kecil yang bersih, tertib, dan berwawasan lingkungan, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Mojokerto, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.