Berikan Bekal Wirausaha Kuliner, Pemkot Mojokerto Latih 60 Warga Binaan Lapas Kelas IIB
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari pada saat menyampaikan harapannya dari agenda pelatihan usaha kuliner kepada para penghuni lapas ketika kelak terjun kembali ke masyarakat, Senin (7/9/2026). (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

Berikan Bekal Wirausaha Kuliner, Pemkot Mojokerto Latih 60 Warga Binaan Lapas Kelas IIB

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelatihan wirausaha kuliner bagi 60 warga binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto untuk bekal kemandirian usai bebas.

TIMES Mojokerto,Senin 7 September 2026, 17:13 WIB
213
T
Thaoqid Nur Hidayat

MOJOKERTOWali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bersama Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, meninjau pelatihan pembuatan minuman ala kafe berbahan dasar kecap serta pembuatan keripik di Lapas Kelas IIB Mojokerto, Senin (7/9/2026).

Sebanyak 60 warga binaan yang merupakan warga Kota Mojokerto mengikuti pelatihan tersebut selama dua hari, mulai 7 hingga 8 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya kelompok rentan.

"Khusus untuk tahun 2026 ini sasarannya adalah warga binaan di Lapas Mojokerto. Harapannya, mereka yang nanti sudah keluar memiliki keterampilan yang bisa dijadikan modal berwirausaha, khususnya di bidang kuliner," kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, Senin (7/9/2026).

Ning Ita menjelaskan, sektor kuliner sengaja dipilih karena peluang usahanya masih terbuka sangat luas di Kota Mojokerto. Hal ini ditandai dengan terus bertumbuhnya restoran, kafe, warung makan, hingga pedagang kaki lima.

Sektor perdagangan yang berkaitan dengan aktivitas kuliner ini bahkan menyumbang lebih dari 20 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Mojokerto.

"Setiap tahun selalu bermunculan tempat-tempat kuliner baru. Sehingga, peluang usaha di bidang ini masih sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berusaha di Kota Mojokerto, termasuk para mantan warga binaan dari lapas ini," terangnya.

Apresiasi Kalapas Mojokerto

Terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, mengapresiasi kepedulian Ning Ita terhadap warga binaan. Menurutnya, kehadiran langsung Wali Kota menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap proses pembinaan kemandirian warga binaan.

"Kami jajaran Lapas Mojokerto mengapresiasi dan berterima kasih sekali kepada Ibu Wali Kota Mojokerto. Beliau hadir di tengah-tengah warga binaan yang sedang menjalani pidana," kata Arifin.

Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal nyata bagi kemandirian warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan pelatihan ini mereka punya bekal yang nantinya bisa digunakan untuk kemandirian mereka setelah bebas dari Lapas Mojokerto," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Mojokerto, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.