Danjen Akademi TNI Apresiasi Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat Lewat Program Taruna Bhakti
Danjen Akademi TNI bersama Bupati Mojokerto Gus Barraa meninjau Program Taruna Bhakti di SRMP 15 Mojokerto untuk penguatan kedisiplinan dan karakter siswa.
MOJOKERTO – Pembentukan karakter dan kedisiplinan peserta didik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Mojokerto terus diperkuat melalui Program Taruna Bhakti. Program ini merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bersama Akademi TNI.
Kolaborasi ini mendapat apresiasi dari Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Letkol Raden Shidarta Wisnu Graha, saat meninjau pelaksanaannya bersama Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barraa), di SRMP 15 Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pelaksanaan Program Taruna Bhakti yang bertujuan membentuk karakter siswa melalui pembinaan kedisiplinan, etika, kepemimpinan, serta integritas. Kehadiran Taruna Akademi TNI di lingkungan Sekolah Rakyat diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini sebagai bekal bagi para peserta didik.
Letkol Raden Shidarta menyampaikan bahwa kehadiran para Taruna Akademi TNI di Sekolah Rakyat merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda berkarakter yang siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
"Kedatangan kakak-kakak Taruna ini bertujuan membagikan ilmu ekstrakurikuler dan kedisiplinan. Di Sekolah Rakyat ini, anak-anak dididik menjadi pribadi yang tangguh. Kita ingin mencetak Generasi Emas 2045, calon pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, berintegritas, serta membanggakan orang tua dan bangsa," ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Ia menegaskan bahwa pembentukan akhlak menjadi pondasi utama dalam mencetak pemimpin berkualitas. Menurutnya, perkembangan yang ditunjukkan para siswa membuktikan bahwa pembelajaran dan pembinaan karakter di SRMP 15 Mojokerto telah berjalan sesuai tujuan.
"Pembentukan akhlak merupakan pondasi utama kepemimpinan. Pembelajaran dan pembinaan karakter yang diterapkan di Sekolah Rakyat SMP 15 Mojokerto sudah berjalan sangat efektif dan berada di jalur yang benar," tegasnya.
Bupati Mojokerto Gus Barraa turut mendampingi peninjauan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan karakter melalui Sekolah Rakyat. Selain pelaksanaan Program Taruna Bhakti, Pemkab Mojokerto terus mematangkan rencana pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat. Saat ini usulan pembangunan telah memasuki Tahap III di tingkat kementerian, dengan lahan seluas kurang lebih 7,5 hektare yang telah disiapkan di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong.
Sebagai informasi, SRMP 15 Mojokerto saat ini menampung 75 siswa yang terdiri dari 48 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan. Sekolah tersebut didukung berbagai fasilitas penunjang, di antaranya ruang kelas berpendingin udara, dua gedung asrama terpisah, laboratorium, perpustakaan, ruang aula, sarana ibadah, serta layanan pemenuhan gizi harian bagi seluruh peserta didik.
Melalui sinergi antara Pemkab Mojokerto, Akademi TNI, dan para pemangku kepentingan, Program Taruna Bhakti diharapkan mampu memperkuat karakter peserta didik sekaligus menjadikan Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan inklusif berbasis pembentukan karakter unggul di Jawa Timur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

