Musrenbang RKPD 2027: Pemkot Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar dan Ekonomi
TIMES Mojokerto/Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam Musrenbang Kota Mojokerto 2027 di Balai Kota Mojokerto, Kamis (12/3/2026). (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

Musrenbang RKPD 2027: Pemkot Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar dan Ekonomi

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) menegaskan prioritas pelayanan dasar di RKPD 2027 menyusul penurunan dana transfer pusat dalam Musrenbang di Balai Kota.

TIMES Mojokerto,Kamis 12 Maret 2026, 20:35 WIB
118
T
Thaoqid Nur Hidayat

MojokertoPemerintah Kota atau Pemkot Mojokerto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Balai Kota Mojokerto, Kamis (12/3/2026).

Dalam forum tersebut, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa penurunan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi tantangan fiskal serius. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan prioritas anggaran.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, menekankan bahwa meskipun anggaran terbatas, urusan wajib pelayanan dasar tidak akan terganggu. Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta ketenteraman dan ketertiban umum tetap menjadi prioritas utama.

"Penurunan dana transfer pusat menuntut kita lebih selektif menentukan prioritas program. Fokus utama tetap pada layanan dasar bagi masyarakat," jelas Ning Ita, Kamis (12/3/2026).

Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Pemkot Mojokerto memastikan perencanaan pembangunan tetap berjalan partisipatif. Hingga saat ini, sebanyak 284 usulan masyarakat telah dihimpun melalui Musrenbang di 18 kelurahan dan tiga kecamatan.

Selain usulan warga, terdapat 773 usulan yang dijaring melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Seluruh aspirasi tersebut nantinya akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta kemampuan keuangan pemerintah kota.

"Seluruh usulan akan diselaraskan agar program tahun 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah," imbuhnya.

Tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027 fokus pada peningkatan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui penguatan daya saing sektor unggulan. Untuk mewujudkannya, Pemkot telah menetapkan sembilan prioritas pembangunan berdasarkan kajian teknokratis yang dibahas bersama legislatif.

Musrenbang RKPD ini turut dihadiri perwakilan instansi vertikal, akademisi, organisasi masyarakat, organisasi wanita, serta pelaku usaha. Ning Ita pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi.

"Pembangunan Kota Mojokerto tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, hingga seluruh elemen masyarakat," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Thaoqid Nur Hidayat
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Kabupaten/Kota Mojokerto, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.